fbpx

Category Archive Property

Byadmin

Dijual Rumah di Perumahan Syariah Jogjakarta

Dijual Rumah di Perumahan Syariah Jogjakarta, Perumahan Taman darussalam

Taman Darussalam Jogjakarta

Dijual Rumah di Perumahan Syariah Jogjakarta

 

Dipersembahkan oleh AlfatihProperty sebagai salah satu Agency yang menawarkan berbagai Koleksi Rumah Syariah.

Salah satu Perumahan Syariah yang ditawarkan di AlfatihProperty adalah Perumahan Taman Darussalam Jogjakarta
Pemukiman Islami yg sangat dirindukan kaum muslimin…

TAMAN DARUSSALAM JOGJA

Hunian Asri & Islami di Lokasi Strategis. Pilihan tepat untuk berinvestasi, dengan harga terjangkau dan DP yang bisa diangsur s.d 1 tahun.

PROSES KEPEMILIKAN MUDAH dgn transaksi 100% SYARIAH dengan banyak kemudahan, insya Allah.

👉 PASTI Tanpa KPR Bank
👉 PASTI Tanpa BI Checking
👉 PASTI Tanpa Bunga, tanpa Riba
👉 PASTI Tanpa Denda Keterlambatan
👉 PASTI Tanpa Sita
👉 PASTI Tanpa Akad Ganda
👉 PASTI Tanpa Ribet

DP DAPAT DIANGSUR s.d 1 TAHUN

FASILITAS PENDUKUNG :
# Masjid Jami’ seluas 5000 m
# Kolam Renang Terpisah Putra & Putri
# Rumah Tahfizh dengan program tahsin dan tahfidz Al-Quran
# Area Memanah
# Area Berkuda
# Play Ground
# Security System (one gate system & CCTV Camera)
# Wi-fi zone di seluruh kawasan

Lokasi STRATEGIS
👉 Hanya 30 menit menuju Kampus UGM
👉 Hanya 30 menit menuju Bandara Baru Yogyakarta Kulonprogo
👉 Hanya 20 menit ke Kampus UMY
👉 Hanya 15 menit menuju Rumah Sakit PKU
👉 Hanya 5 menit menuju Kampus Mercubuana
👉 Dekat SD, SMP, SMA
👉 Dekat Fasilitas Umum : Pasar Gamping, Minimarket, dll

VIEW TERINDAH
Dari Taman Darussalam Sedayu.…jika memandang ke arah timur malam hari, akan terlihat gemerlap lampu kota jogja…… Subhanallaah

Bayangkan…betapa tenteramnya tinggal dalam perumahan bernuansa syariah di lokasi sangat STRATEGIS dan kemudahan dlm proses kepemilikan. Selain lebih tentram karena tidak mengambil proses RIBA, keseharian anda juga akan lebih mendekatkan diri anda kpd Allah SWT

=======
*Berminat?*atau minat banget, ? Segera hubungi team alfatihproperty.com, di wa :089603001737 atau 08111611209..
Untuk detail silahkan access di https://alfatihproperty.com/list-perumahan-syariah/taman-darussalam-jogjakarta/

==≠==============
Insyaallah Launcing perdana dlm Gathering Peminat Perumahan syariah Taman Darussalam Jogjakarta segera hadir…

Jadwal Acara :

Gathering Prelaunching Taman Darussalam Yogyakarta

Akan dilaksanakan pada :

Hari Ahad
10 Desember 2017

Info Tempat menyusul..

Pembukaan Pendaftaran
tiket gathering dan NUP (Nomor Urut Pemesanan) unit di Taman Darussalam Yogyakarta

Inshaallah akan dimulai pada

Selasa, 14 Nopember 2017

Proses pembelian rumah di Taman Darussalam Yogyakarta

 

Gathering –> Pilih unit –> Booking fee –> Survey –> Akad Jual beli dg ppjb

Byadmin

Progress Project Kampung Buah Cikalong

Asslaamu alaikum warohmatullahi wabarokaatuh..

Apa kabar Bapak Ibu Semua?? Semoga Sehat Selalu dan tetap semangat
Masih ingat dengan Project Kampung Buah Cikalong?? Semoga masih Ingat yaa..
Kami dari alfatihProperty  ingin menyampaikan Update Progress Kampung Buah Cikalong.
Berikut kami sampaikan Progress Project Kampung Buah Cikalong Cianjur yang kami Monitor.

Tahap pertama Kampung buah Cikalong ada lah Cluster Klengkeng Berkah, dan Alhamdulillah dari Ratusan Kavling yang ditawarkan masih tersisa 26 Unit.

Naah Ini mudah mudahan Kabar Menggembirakan buat Bapak Ibu sekalian..
PT BRC dalam hal ini Developer untuk kampung buah Cikalong sudah merencanakan launcing Cluster kedua yakni Cluster Buah Durian… wow Keren
Naah sambil nunggu info detail tentang pelaksanaan Launcing tahap2 kami dari alfatihProperty kembali menawarkan Sisa Unit dari Cluster Klengkeng Tahap 1. masih ada sekitar 26 Unit lhoo… 
nah berikut detail unit nya. Bagi Bapak / Ibu yang berminat untuk Survey lokasi Silahkan segera Hubungi Kami di WA:089603001737. 
Sisa Unit Available Kampung Buah Cikalong

Sisa Unit Available Kampung Buah Cikalong

 

Update Pekerjaan Lahan:

 

Update Pekerjaan Lahan Kampung Buah Cikalong

Update Pekerjaan Lahan Kampung Buah Cikalong

 

Update Pekerjaan Lahan Kampung Buah Cikalong

Update Pekerjaan Lahan Kampung Buah Cikalong

Update Pekerjaan Lahan Kampung Buah Cikalong

Update Pekerjaan Lahan Kampung Buah Cikalong

 

Update Pekerjaan Lahan Kampung Buah CikalongUpdate Pekerjaan Lahan Kampung Buah Cikalong

 

Update Pekerjaan Lahan Kampung Buah CikalongUpdate Pekerjaan Lahan Kampung Buah Cikalong

Byadmin

Launcing Perumahan Syariah Hasanah City Bekasi

Info Launcing Perdana Perumahan Syariah Hasanah City Bekasi. Ikuti gathering, dapatkan Harga Discount Rumah.
Pembukaan NUP Gathering, 22 Oktober 2017 Resmi DIBUKA

Perumahan Syariah Cikarang Islamic Village - DENAH _ DESAIN RUMAH TIPE 27_60

Perumahan Syariah Cikarang Islamic Village – DENAH _ DESAIN RUMAH TIPE 27_60

 

Apa Yang Anda Tunggu ?

Menunggu Harga NORMAL kah ?

Semua tergantung anda yang memilih

Hadiri gatheringnya, atau Tidak sama Sekali

Iya, Gathering Hasanah City Bekasi 22 Oktober ini

Kenapa ??

Karena Hasanah City Bekasi ngasih DISKON GEDE

Akses KRL Stasiun Cibitung yang SEGERA akan Beroperasi

Desain SANGAT ELEGAN dan ISLAMI

Fasilitas Sangat KOMPLIT

Lokasi Sangat Strategis, jangan sampai Unitnya HABIS

 

Bagaimana ngga STRATEGIS??

18 menit ke kawasan industri MM 2100 Cibitung

24 menit ke kawasan industri Narogong

39 menit ke Lippo Cikarang

7 Menit ke Pasar Setu

Rencana Pembangunan Tol cimanggis-cibitung (operating 2019)

Rencana Pembangunan LRT Bekasi Timur – Cikarang (constructing 2019)

Akses Mudah KRL Stasiun Cibitung

Dekat dengan Banyak Kawasan Perumahan

Dekat dengan Rumah Sakit

Dekat Dengan Sekolahan SD/SMP/SMA

 

Bagaimana FASILITAS ngga KOMPLIT ??

Ada MASJID JAMIE (Sebagai Pusat tempat ibadah dan kajian tsaqofah islamiyah)

Ada RUMAH SEHAT

Ada ARENA BERKUDA

Ada AREA MEMANAH

Ada KOLAM RENANG (AKHWAT & IKHWAN TERPISAH)

Ada RUMAH TAHFIDZ

Ada FOODCURT

Ada KIOS KOMERSIAL

Sudah Tidak Sabar Kan ??

 

Ini dia caranya..

Tata Cara Pendaftaran Tiket Gathering Hasanah City Bekasi 22 Oktober 2017

Berikut Tata Cara Pendaftaran Gathering Pre Launching Hasanah City Bekasi :

1. Melakukan pembayaran Tiket Gathering sebesar Rp.200.000 dengan cara transfer ke rekening *CIMB Niaga Syariah dengan nomor 761357677800 (kode : 022) a.n Khoerunisa

2. Transfer Tiket Gathering dibuka mulai hari Senin, 08 Oktober 2017 Pukul.06.00 WIB.

3. Melakukan konfirmasi di bit.ly/NUPHatyBekasi

 

Semoga HASANAH CITY BEKASI ini bisa menjadi jawaban dari doa Bapak dan Ibu yang rumah syariah penuh keberkahan, tempat Bapak dan Ibu membangun keluarga Sakinah, Mawaddah, Warrohmah.

Aamiin Ya Robbal’Alamiin..

Untuk detail informasi tentang Perumahan syariah Hasanah City Bekasi bisa wa 089603001737 atau kunjungi Web kami :

Hasanah City Bekasi

Byadmin

Pembukaan Pendaftaran NUP Mega Gathering Hasanah City bandung 15 Oktober 2017

Pembukaan Pendaftaran NUP Mega Gathering Hasanah City bandung 15 Oktober 2017

Pembukaan Pendaftaran NUP Mega Gathering Hasanah City bandung 15 Oktober 2017

Pembukaan Pendaftaran NUP Mega Gathering Hasanah City bandung 15 Oktober 2017

Alhamdulillah Setelah Sukses dengan Gathering Perdana Hasanah City Bandung dimana terbooking sebanyak 228 unit dan dihadiri lebih dari 1000 peserta, Kini Hasanah Land bersiap mengadakan Gathering ke-2 Hasanah City Bandung. InsyaAllah mulai dibuka hari ini Pembukaan Pendaftaran NUP Mega Gathering Hasanah City bandung 15 Oktober 2017. Mega Gathering Hasanah City bandung 15 Oktober 2017

insyallah dilaksanakan pada Jam/ Tempat:

 

Waktu : 08.00 – selesai

Tempat : gedung Pusdikkav  Purabaya, Padalarang, Kec. Padalarang, Bandung Barat

 

Kami memberi Anda kesempatan untuk memiliki unit di Hasanah City Bandung dengan mengikuti Gathering KonsumenHasanah City Bandung.

Semoga kita semua senantiasa dalam berkat dan rahmat dari Allah SWT

Jika Sahabat Fillah menerima pesan ini, berarti Bapak dan Ibu merupakan salah satu orang yang beruntung. Pesan ini baru disampaikan per 6 Oktober kepada lebih dari 1000 peminat.

Hal ini tidaklah mengherankan. Karena memang Hasanah City Bandung bisa didapatkan dengan cara syariah bebas dari riba, dan penuh keberkahan dimana tidak dapat dirasakan pada perumahan pada umumnya. *(Hasanah Land Group) hadir untuk menjadi solusi permasalahan tersebut.*

Tentunya untuk saat ini, kami belum mampu untuk menyediakan hunian yang sebanding dengan jumlah peminat.

Oleh karenanya, kami *Hanya Menyediakan 250 Tiket Gathering* khusus bagi peminat serius dari perumahan Hasanah City Bandung ini.

Syaratnya pun sangat mudah dimana Sahabat Fillah hanya perlu menginvestasikan Tiket sebesar Rp. 200.000 untuk bisa mendapatkan undangan dan hadir di dalam *Acara Gathering* tersebut.

_*Tiket ini nantinya akan berfungsi sebagai nomor urut untuk bisa memilih unit di Hasanah City Bandung ini pada saat Gathering. *_

Pembayaran *TIKET dianggap sah* apabila ditransfer ke rekening *BNI Syariah dengan nomor rekening 0347789103 (kode : 009) a.n Mufid* Divisi Keuangan dan Administrasi Hasanah City Bandung.

Setelah TRANSFER, lalu Mengisi Formulir di : http://bit.ly/KonfirmasiNUPHCB

Atau Mengirimkan data data berikut dikirimkan  ke No WA: 089603001737

Nama Lengkap:

No HP:

No Whatsapp:

Email:

Jumlah Tiket:

Apakah Anda akan menghadiri gathering bersama Keluarga?

Bukti transfer dikirim ke no WA: 089603001737

*Transfer TIKET NUP DIBUKA mulai pukul 17:00 WIB pada tanggal 6 Oktober 2017.*

*Harap jangan transfer sebelum waktu yang ditentukan karena perhitungan dan pencatatan hanya akan dilakukan bagi yang transfer mulai pukul 17:00 WIB.*

Jadi, Teknis Pemesanan NUP ini sangat Mudah, dan akan memberikan pelayanan Maksimal untuk Sahabat fillah. *(Transfer – Isi Formulir)*

Semoga *Hasanah City Bandung ini bisa menjadi jawaban dari doa Bapak dan Ibu yang mengidamkan rumah syariah penuh keberkahan, tempat Bapak dan Ibu membangun keluarga Hasanah .* _aamiin_

Inilah yang akan didapatkan oleh Sahabat Fillah dalam *Gathering Hasanah City Bandung* :

1. Promo harga pembukaan hanya bagi yang menghadiri _Acara Gathering_, dimana akan jauh lebih menguntungkan bagi Sahabat Fillah

2. Bonus tambahan informasi cara investasi sesuai syariah Islam

3. Apa itu riba dan penjelasan lengkap serta interaktif oleh pakarnya

4. Siapa kami *Hasanah City Bandung* by *Hasanah Land Group*

5. Tambahan networking dan teman terbaik bagi Sahabat Fillah kedepannya (Bertemu umat muslim lainnya)

6. _Mindset_ baru di dunia property

 

Sampai Ketemu di MEGA Gathering Perumahan Syariah Hasanah City Bandung…

 

Byadmin

Dijual rumah dengan Sistem Syariah di Padalarang Bandung

Dijual rumah dengan Sistem Syariah di Padalarang Bandung

Dijual rumah dengan Sistem Syariah di Padalarang Bandung. Dijual dengan sistem Syariah, Tanpa Riba, tanda Denda, Tanpa Bank pembiayaan, tanpa pembiayaan Bank. Perumahan Syariah Hasanah City Bandung menawarkan perumahan, Ruko dan kavling tanah Siap Bangun.

*Unit yang Insya Allah Tersedia*

Rumah Tipe 30/60 dan 45/90

Kavling luas 60m2 dan 90m2

Kios Tipe 24 dan 30

*HARGA RUMAH MULAI 165 Juta an SAJA!*

Lokasi Project

Hasanah City Bandung terletak di Jalan Cirendeu, Desa Jaya Mekar – kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Gmaps Lokasi: bit.ly/LokasiHasanahCityBdg

Alamat kantor Pusat berada di Hotel Salak The Heritage, Pinggir Balai Kota Bogor.

Alamat Kantor Operasional Bandung:
Jl. Gegerkalong Hilir No.136 A. Gegerkalong, Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40152

Untuk Detail tentang perumahan Hasanah City Bandung, silahkan Click di Link berikut:

Perumahan Hasanah City Bandung.

 

Byadmin

Perumahan Syariah di Depok Gelar Gathering

Perumahan Syariah di Depok Gelar Gathering

Perumahan Syariah di Depok Gelar Gathering

Perumahan Syariah di Depok Gelar Gathering.Gathering Peminat Perumahan Balad Residence Depok. InsyaAllah ini adalah acara yang ditunggu tunggu Bapak Ibu Sekalian yang sedang mencari Hunian maupun investasi penuh keberkahan dunia Akhirat dengan memiliki Perumahan di Balad Residence.

Kini telah hadir hunian exclusive islami, asri, nyaman, sejuk, aman yang berada didaerah segitiga Emas antara Bogor, Depok dan BSD .

Sebuah pilihan investasi property menguntungkan dengan tingkat kenaikan 15-20% /tahun

Dilengkapi fasilitas Tempat Ibadah

Tersedia beberapa pilihan pola bayar (menyesuaikan dengan budget keuangan anda).
⛔ Tanpa BUNGA
⛔ Tanpa DENDA
⛔ Tanpa SITA
⛔ Tanpa PENALTI
⛔ Tanpa BI CHECKING
⛔ Tanpa AKAD BERMASALAH

KEUNGGULAN LOKASI :
🛣 Akses mudah ke kawasan BSD
🛣 Akses mudah ke kawasan Bintaro
🛤 Akses mudah ke stasiun depok lama/depok baru
🏢 Akses mudah ke universitas islam syarif hidayatullah,
✅ Rencana tol desari (depok-antasari)
🚝 rencana MRT lebak bulus.
🏥 Akses mudah ke RSUD Depok
🕌 Tersedia masjid yang akan dihidupkan dengan kegiatan islami
♻ Bebas banjir

 

Promo khusus bagi Anda yang hadir pada acara “Customer Investment Gathering” , mendapatkan DISCOUNT SPECIAL dan BONUS KEJUTAN bagi pembelian CASH atau Kredit.

Investasi tiket gathering:
✅ 150rb

Balad Residence terbatas hanya untuk 100 Unit exclusive.

Jika unit sudah terbooking penuh, maka pendaftaran akan LANGSUNG DITUTUP.

Sisa unit sangat terbatas,segera tentukan pilihan lokasi rumah anda.

Hanya yang bergerak cepat yang bisa dapat !

Semakin ditunda Semakin Mahal!

Kursi terbatas hanya 100 peserta!!! Amankan acara “Customer Investment Gathering”  Silahn Hubungi Marketing perumahan Balad Residence Depok.

Salam Berkah
Developer Property Syariah

Byadmin

Perumahan Syariah di Bandung Gelar Gathering

Perumahan Syariah di Bandung Gelar Gathering.

Perumahan Syariah di Bandung Gelar Gathering

Perumahan Syariah di Bandung Gelar GatheringHasanah City Bandung

Perumahan Syariah di Bandung Gelar Gathering, Info Gathering Peminat Hasanah City Bandung. Alhamdulillah Gathering Hasanah City Bandung yang dinanti nanti oleh Bapak Bapak Ibu Sekalian Insyaallah akan segera dilaksanakan:

Yaitu pada hari Ahad tanggal 15 Oktober 2017.

Tempat: Info Menyusul

Insya Allah, pembukaan Tiket NUP pada hari jumat tanggal 6 Oktober 2017

Info Sementara:

Untuk Harga Tiket NUP sebesar 200rb, mendapatkan :
1. Nomor Urut Pemesanan (NUP)
2. Maksimal 2 buah kursi peserta jika membawa pasangan
3. Makan siang untuk maksimal 2 orang jika membawa pasangan
4. Seminar keluarga bahagia, cara investasi berkah dan materi tentang riba
5. Harga special gathering

Mohon maaf untuk NUP kami batasi hanya 250 NUP saja, 😊🙏

Kami lakukan demi kenyamanan dan keefisienan dalam melayani Bapak Ibu Sekalin Peminat Perumahan Hasanah City Bandung.

Jadi jika telah memenuhi kuota, pembelian tiket akan langsung kami tutup!

Bagi Bapak Ibu Sekalian yang sudah berminat dengan Perumahan Hasanah City Bandung, mohon disiapkan waktu nya pada tanggal 15 Oktober nanti.. Tiket dibuka mulai 6 Oktober… Jangan transfer sebelum pembukaan tiket dimulai, karena dikhawatirkan tidak akan tercatat!

Untuk lokasi Gathering insyaallah akan kami sampikan ketika Pembukaan Tiket 👍

Ingat 15 Oktober 2017, Hari Ahad yaaa…

Berikut ini Perbandingan Harga saat Normal dan Saat Gathering.

Byadmin

Kampung Kurma Cipanas gelar Gathering dan Talkshow 24 September 2017

Kampung Kurma Cipanas gelar Gathering dan Talkshow 24 September 2017

Alhamdulillah puji syukur kehadiran yang maha Kuasa, salah satu Project dari PT Kampung Kurma yang di support juga oleh Hasanah Land atau AHA Marketing di Cipanas Lebak banten sukses menggelar Talksho atau Gathering dan Talkshow 24 September 2017 . Kampung Kurma sendiri terdiri banyak Lokasi Projek Diantaranta di Jonggol sebagai Project perdana, Cirebon, Sirnasari tanjungsari, Jasinga, Sultan Saladdin, Cipanas. Dalam acara Gathering dan Talkshow 24 September 2017 tersebut dihadiri Oleh Syekh Ali Jaber yang insyaAllah akan mendirikan Pesantren tahfidz Quran di lokasi Kampung Kurma cipanas Lebak Banten.

Kampung Kurma Cipanas gelar Gathering dan Talkshow 24 September 2017

 

sekilas info tentang kampoeng kurma cipanas
terletak di Desa Haur Gajrug, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak Banten. Desa dengan luas wilayah desa 660.28 ha yang dihuni oleh 4743 jiwa. Sektor penggerak perekonomian utama di desa Haur Gajrug adalah petani yang didukung oleh topografi desa berupa dataran rendah.

Kampoeng Kurma Cipanas memiliki beberapa keistimewaan. Diantaranya adalah terdapat 2 tempat Wisata Air Panas Tirta Lebak Buana dan Savana, Wisata Arung Jeram Sungai Ciberang, dan Curug Citiis.

Kecamatan Cipanas yang memiliki luas 7535,36 Ha yang memiliki ketinggian 200 meter dari permukaan laut memiliki beberapa tempat wisata antara lain tempat wisata yang terbilang baru adalah Wisata Air Panas Savana yang sumber air panasnya berasal dari batu kancah. Dinamakan bantu kancah karena di setiap pinggir batu tersebut keluar Sumber Air Panas.

🚩Kalau punya Resort dan perkebunan kurma yang berada di wilayah agro wisata, itu Indah banget gak ya??

🚩Kalau ada lahan investasi Islami yang bisa menguntungkan diri sendiri dan membangun perekonomian umat, itu ladang pahala banget gak ya?

🚩Kalau ada lahan investasi yang bikin hati tenteram karena TANPA RIBA, itu berkah banget gak ya??

🗣Woaaw untuk anda yang menginginkan itu semua, segera dapatkan tanah kavling di  KAMPOENG KURMA CIPANAS.

🚩Luas kavling 400 M² yang bisa anda bangun Resort untuk bisnis atau keluarga.

🌴🌴🌴🌴🌴

BONUS 5 POHON KURMA BERKUALITAS.

✔Tanpa Riba

✔Tanpa denda

✔Tanpa sita

✔Tanpa KPR Bank

✔Tanpa Akad Bathil

✔Tanpa Ribet

✔Halalan Thoyiban.

 

Nikmati lingkungan asri KAMPOENG KURMA CIPANAS dengan pemandangan pegunungan yang berada di Kabupaten Lebak Banten.

✔Hanya 1 Jam dari rangkas Bitung

✔Hanya 1,5 jam dari stasiun Tenjo

✔Lokasi Kampoeng Kurma Cipanas mudah di akses, karena berada di pinggir jalan Bogor-Lebak.

✔Kavling Kurma dekat dengan curug Ci Tiis dan pemandian air panas.

 

Fasilitas lingkungan Islami yang dapat anda nikmati di Kampoeng Kurma Cipanas :

✔Kampoeng Tahfidz.

✔Pesantren Syekh Ali Jaber dengan luas 2-3 H.

✔Kampoeng wisata kebun kurma.

✔Kampoeng Olahraga Sunnah (memanah, berkuda dan kolam renang Islami).

✔Pemandangan pegunungan dan udara sejuk.

 

AYOO BOOKING SEKARANG !! SEBELUM KEHABISAN!!

Kalau ada investasi yang lebih berkah dan gak ribet untuk apa pilih yang lain?

 

BELI KAVLING NYA…

BANGUN RESORT NYA…

TANAM KURMA NYA…

NIKMATI PANEN BERKAHNYA…

Byadmin

Hasanah City Bandung akan Gelar Gathering 15 Oct 2017

Hasanah City Bandung akan Gelar Gathering 15 Oct 2017.

Hasanah City Bandung

Hasanah City Bandung

Salah satu project dari PT.Hasanah Land adalah Hasanah City bandung. Alhamdulillah Perumahan syariah Hasanah City Bandung yang berada di daerah padalarang sudah mencapai tahapan Ground Clearing untuk saat ini. Hasanah City Bandung berlokasi di Jl. Cireundeu, Desa Jaya Mekar Kec. Padalarang Kabupaten Bandung Barat Link Lokasi: bit.ly/LokasiHasanahCityBdg. Sudah hampir ratusan unit terjual di Perumahan Syariah Hasanah City bandung, dan kini tersisa sekitar :

A. Rumah / Kavling
– 60 : 68
– 90 : 118

B. Kios
– 20/20 : 99

 

Hasanah City Bandung akan Gelar Gathering 8 Oct 2017

Hasanah City Bandung akan Gelar Gathering 8 Oct 2017

Management Hasanah Land berkeinginan untuk segera merampungkan Project Hasanah Land di Bandung, Hasanah City bandung tahun ini. untuk itu Hasanah Land dalam hal ini Hasanah City Bandung akan Gelar Gathering 8 Oct 2017. Buat bapak ibu yang berminat untuk memiliki rumah, kavling siap bangun atau pun ruko di daerah padalarang bandung tentunya ini kesempatan emas untuk mendapatkan nya.

Hasanah City Bandung adalah perumahan dengan 100% sistem syariah, yakni Tanpa Rina, Tanpa denda keterlambatan, tanpa Pinalti, Tanpa Aqad Bathil. Kenapa Hasanah Land menggunakan sistem syariah (tanpa riba) ??

SADARKAH ANDA ?

Apakah mungkin Anda bisa mendapatkan kehidupan yang nyaman dan keluarga bahagia serta suasana hangat apabila masih melakukan praktek ribawi ?

Sungguh dalam beberapa hadits disebutkan dampak buruk dari memakan RibaOrang yang mengetahui hadits-hadits berikut ini, tentu akan merasa jijik jika harus terjun dalam lembah riba.

  1. Di Perangi Allah Dan Rasul-NyaWahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang beriman. Jika kamu tidak melaksanakannya, maka umumkanlah perang dari Allah dan Rasul-Nya. Tetapi jika kamu bertaubat, maka kamu berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi.” {QS 2 : 278 – 279}
  2. Seperti Menzinahi Ibu KandungRiba itu ada 73 pintu (Dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya.” (HR. Al Hakim Dan Al Baihaqi Dalam Syu’abul Iman Syaikh Al Albani Mengatakan Bahwa Hadits Ini Shahih Dilihat Dari Jalur Lainnya)
  3. Dihitung 36 Kali Perbuatan Zina“Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba, sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripadamelakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR. Ahmad dan Al Baihaqi)
  4. Dilaknat RasulRasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknati pemakan riba (rentenir), orang yang memberikan / membayarriba(nasabah), penulisnya (sekretarisnya), dan juga dua orang saksinya. Dan beliau juga bersabda, ‘Mereka itu sama dalam hal dosanya’.” (HR. Muslim)
  5. Masuk 7 Dosa Terbesar“Jauhilah tujuh dosa besar yang akan menjerumuskan pelakunya dalam neraka.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa saja dosa-dosa tersebut?” Beliau mengatakan, “(1) Menyekutukan Allah, (2) sihir, (3) membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan alasan yang dibenarkan, (4) memakan harta anak yatim, (5) memakan riba(6) melarikan diri dari medan peperangan, (7) menuduh wanita yang menjaga kehormatannya (bahwa ia dituduh berzina)” (HR. Bukhari no. 2766 dan Muslim no. 89)

Untuk peminat acara Hasanah City Bandung akan Gelar Gathering 8 Oct 2017 bisa menghubungi team marketing hasanah land atau mengisi form peminat dulu di link: Hasanah City Bandung.

Untuk yang berminat ikut Gathering silahkann access di website site Hasanah City bandung berikut:

Click disini. !!!

Byadmin

Gathering Amirah City Serang

Gathering Peminat Perumahan Syariah Amirah City Serang segelara digelar, Anda Bisa Memiliki Rumah Idaman Perumahan Syariah di KOTA SERANG

Jangan lewatkan EXCLUSIVE GATHERING 09 September 2017.

Saat Gathering Harga lebih murah 🙂
~
Hunian strategis dengan lingkungan islami yang memiliki konsep Tanpa Riba, Tanpa Sita, Tanpa Denda, Tanpa Bunga, Tanpa BI Checking, Tanpa Akad Bathil. 100% Syariah.
daftar disini:
daftar disini:
daftar disini:

 

Anda Berminat segera Huub Kami 089603001737.

Byadmin

Gathering peminat Kampung Buah Cikalong yang perdana digelar

 

Alhamdulillah , puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa ta’alaa.. akhirnya yang ditunggu tunggu pecinta Kampung Buah Cikalong, memenuhi target Plan launcing Kampung Buah Cikalong, Gathering peminat Kampung Buah Cikalong yang perdana digelar. Gathering peminat Kampung Buah Cikalong yang perdana digelar pada tanggal 19 agustus 2017. Bertempat di area lokasi project kampung buah Cikalong yakni di Desa Mekarsari – Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Bertema “Dari Sekedar Lokasi menjadi Destinasi” Seminar Propoerty Syariah di Lokasi Kampung Buah Cikalong Digelar untuk pertama kalinya. Acara tersebut mendapat perhatian dari calon pembeli sekitar 136 calon. Kampung buah Cikalong sendiri menawarkan Kavling Produktive dengan Plan awal Buah Klengkeng sebagai Clluster pertamanya.  Acara gathering dengan Tiket hanya 150 Ribu tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada calon pembeli tetang Propoerty, Inverstasi Syariah dan Berkah, tentang Fiqih muamalat dalan Jual beli juga tentang Project Plan Kampung Buah Cikalong. Selain mendapatkan berbagai materi menarik tentang Property dan investasi syariah pengujung Gathering juga mendapatkan Harga Khusus (discount) dari Kavling yang tersedia. Di kampung buah Cikalong sendiri menyediakan/ menawarkan ukuran Kavling dari 300M2, 500M2 juga sampai 1000M2. Ratusan Unit sudah terpesan, bagi sahabat semua yang belum kebagian jangan khawatir, kita tunggu saja Gathering berikutnya atau bisa check dengan team Marketing kita sisa available di Cluster Klengkeng yang pertama. Silahkan Click di link berikut:  https://alfatihproperty.com/kampung-buah-cikalong/

 

 

Byadmin

Definisi dan Bahaya Riba

Jenis Riba dan Bahayanya

Jenis Riba dan Bahayanya

Asslaamu alaikum, teman teman semua Ikhwan akhwat , naah ini saatnya kita belajar lagi tentang Ilmu muamalat yang sebagian orang menyepelekan / menganggap remeh yang satu ini. Yakni tentang praktek riba yang sebagian besar orang sudah menganggap hanya praktek biasa saja. Padahal riba termasuk salah satu dosa besar lhoo..

Dari Jabir RA berkata, bahwa Rasulullah SAW melaknat orang yang memakan riba, orang yang memberikannya, penulisnya dan dua saksinya, dan beliau berkata, mereka semua adalah sama. (HR. Muslim)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالُوا حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا وَمُؤْكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

Dari Jabir RA berkata, bahwa Rasulullah SAW melaknat orang yang memakan riba, orang yang memberikannya, penulisnya dan dua saksinya, dan beliau berkata, mereka semua adalah sama. (HR. Muslim)

Sekilas Tentang Hadits

Hadits ini merupakan hadits yang disepakati keshahihannya oleh para ulama hadits. Diriwayatkan oleh banyak Imam hadits, di antaranya :

  • Imam Muslim dalam Shahihnya, Kitab Al-Musaqat, Bab La’ni Aakilir Riba Wa Mu’kilihi, hadits no 2995.
  • Imam Ahmad bin Hambal RA, dalam Musnadnya, dalam Baqi Musnad Al-Muktsirin, hadits no 13744.

Selain itu, hadits ini juga memiliki syahid (hadits yang sama yang diriwayatkan melalui jalur sahabat yang berbeda), di antaranya dari jalur sahabat Abdullah bin Mas’ud dan juga dari Ali bin Abi Thalib, yang diriwayatkan oleh :

  • Imam Turmudzi dalam Jami’nya, Kitab Buyu’ An Rasulillah, Bab Ma Ja’a Fi Aklir Riba, hadits no 1127.
    Imam Nasa’i dalam Sunannya, Kitab At-Thalaq, Bab Ihlal Al-Muthallaqah Tsalasan Wan Nikahilladzi Yuhilluha Bihi, Hadits no. 3363.
  • Imam Abu Daud dalam Sunannya, Kitab Al-Buyu’, Bab Fi Aklir Riba Wa Mu’kilihi, hadits no. 2895.
  • Imam Ahmad bin Hambal dalam Musnadnya di banyak tempat, di antaranya pada hadits-hadits no 3539, 3550, 3618, 4058, 4059, 4099, 4171 dsb.
  • Imam Ad-Darimi dalam Sunannya, Kitab Al-Buyu’, Bab Fi Aklir Riba Wa Mu’kilihi, hadits no 2423.

Makna Hadits Secara Umum 

Hadits yang sangat singkat di atas, menggambarkan mengenai bahaya dan buruknya riba bagi kehidupan kaum muslimin. Begitu buruk dan bahayanya riba, sehingga digambarkan bahwa Rasulullah SAW melaknat seluruh pelaku riba. Pemakannya, pemberinya, pencatatnya maupun saksi-saksinya. Dan kesemua golongan yang terkait dengan riba tersebut dikatakan oleh Rasulullah SAW; “Mereka semua adalah sama.”

Pelaknatan Rasulullah SAW terhadap para pelaku riba menggambarkan betapa munkarnya amaliyah ribawiyah, mengingat Rasulullah SAW tidak pernah melaknat suatu keburukan, melainkan keburukan tersebut membawa kemudharatan yang luar biasa, baik dalam skala individu bagi para pelakunya, maupun dalam skala mujtama’ (baca ; masyarakat) secara luas.
Oleh karenanya, setiap muslim wajib menghindarkan dirinya dari praktek riba dalam segenap aspek kehidupannya. Dan bukankah salah satu sifat (baca ; muwashafat) yang harus dimiliki oleh setiap aktivis dakwah adalah “memerangi riba”? Namun realitasnya, justru tidak sedikit yang justru menyandarkan kasabnya dari amaliyah ribawiyah ini.

Makna Riba

Dari segi bahasa, riba berarti tambahan atau kelebihan. Sedangkan dari segi istilah para ulama beragam dalam mendefinisikan riba.

Definisi yang sederhana dari riba adalah ; pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal, secara bathil. (baca ; bertentangan dengan nilai-nilai syariah).

Definisi lainnya dari riba adalah ; segala tambahan yang disyaratkan dalam transaksi bisnis tanpa adanya padanan yang dibenarkan syariah atas penambahan tersebut.

Intinya adalah, bahwa riba merupakan segala bentuk tambahan atau kelebihan yang diperoleh atau didapatkan melalui transaksi yang tidak dibenarkan secara syariah. Bisa melalui “bunga” dalam utang piutang, tukar menukar barang sejenis dengan kuantitas yang tidak sama, dan sebagainya. Dan riba dapat terjadi dalam semua jenis transaksi maliyah.

Pada masa jahiliyah, riba terjadi dalam pinjam meminjam uang. Karena masyarakat Mekah merupakan masyarakat pedagang, yang dalam musim-musim tertentu mereka memerlukan modal untuk dagangan mereka. Para ulama mengatakan, bahwa jarang sekali terjadi pinjam meminjam uang pada masa tersebut yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif.

Pinjam meminjam uang terjadi untuk produktivitas perdagangan mereka. Namun uniknya, transaksi pinjam meminjam tersebut baru dikenakan bunga, bila seseorang tidak bisa melunasi utangnya pada waktu yang telah ditentukan. Sedangkan bila ia dapat melunasinya pada waktu yang telah ditentukan, maka ia sama sekali tidak dikenakan bunga. Dan terhadap transaksi yang seperti ini, Rasulullah SAW menyebutnya dengan riba jahiliyah.

Riba Merupakan Dosa Besar

Semua ulama sepakat, bahwa riba merupakan dosa besar yang wajib dihindari dari muamalah setiap muslim. Bahkan Sheikh Yusuf Al-Qaradhawi dalam bukunya Bunga Bank Haram mengatakan, bahwa tidak pernah Allah SWT mengharamkan sesuatu sedahsyat Allah SWT mengharamkan riba. Seorang muslim yang hanif akan merasakan jantungnya seolah akan copot manakala membaca taujih rabbani mengenai pengharaman riba (dalam QS. 2 : 275 – 281). Hal ini karena begitu buruknya amaliyah riba dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat.

Dan cukuplah menggambarkan bahaya dan buruknya riba, firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah 275 :

الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لاَ يَقُومُونَ إِلاَّ كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ وَمَنْ عَادَ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Orang-orang yang memakan (mengambil) riba, tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran tekanan penyakit gila. Hal itu karena mereka mengatakan, bahwasanya jual beli itu adalah seperti riba. Dan Allah menghalalkan jual beli serta mengharamkan riba. Maka barangsiapa yang telah datang padanya peringatan dari Allah SWT kemudian ia berhenti dari memakan riba, maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu dan urusannya terserah kepada Allah. Namun barang siapa yang kembali memakan riba, maka bagi mereka adalah azab neraka dan mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.

Dalam hadits, Rasulullah SAW juga mengemukakan :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُنَّ قَالَ الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَأَكْلُ الرِّبَا وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلَاتِ (متفق عليه)

Dari Abu Hurairah RA, dari Rasulullah SAW berkata, ‘Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan !’ Para sahabat bertanya, ‘Apa saja tujuh perkara tersebut wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah SWT kecuali dengan jalan yang benar, memakan riba, memakan harta anak yatim, lari dari medan peperangan dan menuduh berzina pada wanita-wanita mukmin yang sopan yang lalai dari perbuatan jahat. (Muttafaqun Alaih).

Periodisasi Pengharaman Riba

Sebagaimana khamar, riba tidak Allah haramkan sekaligus, melainkan melalui tahapisasi yang hampir sama dengan tahapisasi pengharaman khamar:

  1. Tahap pertama dengan mematahkan paradigma manusia bahwa riba akan melipatgandakan harta. Pada tahap pertama ini, Allah SWT hanya memberitahukan pada mereka, bahwa cara yang mereka gunakan untuk mengembangkan uang melalui riba sesungguhnya sama sekali tidak akan berlipat di mata Allah SWT. Bahkan dengan cara seperti itu, secara makro berakibat pada tidak tawazunnya sistem perekonomian yang berakibat pada penurunan nilai mata uang melalui inflasi. Dan hal ini justru akan merugikan mereka sendiri.

Pematahan paradigma mereka ini Allah gambarkan dalam QS. 30 : 39 ; “Dan sesuatu tambahan (riba) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya)”.

  1. Tahap kedua : Memberitahukan bahwa riba diharamkan bagi umat terdahulu. Setelah mematahkan paradigma tentang melipat gandakan uang sebagaimana di atas, Allah SWT lalu menginformasikan bahwa karena buruknya sistem ribawi ini, maka umat-umat terdahulu juga telah dilarang bagi mereka. Bahkan karena mereka tetap bersikeras memakan riba, maka Allah kategorikan mereka sebagai orang-orang kafir dan Allah janjikan kepada mereka azab yang pedih.

Hal ini sebagaimana yang Allah SWT firmankan dalam QS 4 : 160 – 161 : “Maka disebabkan kezhaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas mereka (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi manusia dari jalan Allah. Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang dari padanya, dan karena mereka harta dengan cara yang bathil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih”.

  1. Tahap ketiga : Gambaran bahwa riba secara sifatnya akan menjadi berlipat ganda. Lalu pada tahapan yang ketiga, Allah SWT menerangkan bahwa riba secara sifat dan karakternya akan menjadi berlipat dan akan semakin besar, yang tentunya akan menyusahkan orang yang terlibat di dalamnya. Namun yang perlu digarisbawahi bahwa ayat ini sama sekali tidak menggambarkan bahwa riba yang dilarang adalah yang berlipat ganda, sedangkan yang tidak berlipat ganda tidak dilarang.

Pemahaman seperti ini adalah pemahaman yang keliru dan sama sekali tidak dimaksudkan dalam ayat ini. Allah SWT berfirman (QS. 3:130), “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertaqwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.”

  1. Tahap keempat : Pengharaman segala macam dan bentuk riba. Ini merupakan tahapan terakhir dari seluruh rangkaian periodisasi pengharaman riba. Dalam tahap ini, seluruh rangkaian aktivitas dan muamalah yang berkaitan dengan riba, baik langsung maupun tidak langsung, berlipat ganda maupun tidak berlipat ganda, besar maupun kecil, semuanya adalah terlarang dan termasuk dosa besar.

Allah SWT berfirman dalam QS. 2 : 278 – 279 ; “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan seluruh sisa dari riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak pula dianiaya.”

Buruknya Muamalah Ribawiyah

Terlalu banyak sesungguhnya dalil baik dari Al-Qur’an maupun sunnah, yang menggambarkan tentang buruknya riba, berikut adalah ringkasan dari beberapa dalil mengenai riba :

Orang yang memakan riba, diibaratkan seperti orang yang tidak bisa berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan, lantaran (penyakit gila). (QS. 2 : 275).

Pemakan riba, akan kekal berada di dalam neraka. (QS. 2 : 275).

Orang yang “kekeh” dalam bermuamalah dengan riba, akan diperangi oleh Allah dan rasul-Nya. (QS. 2 : 278 – 279).

Seluruh pemain riba; kreditur, debitur, pencatat, saksi, notaris dan semua yang terlibat, akan mendapatkan laknat dari Allah dan rasul-Nya. Dalam sebuah hadits diriwayatkan : “Dari Jabir RA bahwa Rasulullah SAW melaknat pemakan riba, yang memberikannya, pencatatnya dan saksi-saksinya.” Kemudian beliau berkata, “ Mereka semua sama!”. (HR. Muslim)

Suatu kaum yang dengan jelas “menampakkan” (baca ; menggunakan) sistem ribawi, akan mendapatkan azab dari Allah SWT. Dalam sebuah hadits diriwayatkan : “Dari Abdullah bin Mas’ud RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah suatu kaum menampakkan (melakukan dan menggunakan dengan terang-terangan) riba dan zina, melainkan mereka menghalalkan bagi diri mereka sendiri azab dari Allah.” (HR. Ibnu Majah)

Dosa memakan riba (dan ia tahu bahwa riba itu dosa) adalah lebih berat daripada tiga puluh enam kali perzinaan. Dalam sebuah hadits diriwayatkan : “Dari Abdullah bin Handzalah RA berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Satu dirham riba yang dimakan oleh seseorang dan ia mengetahuinya, maka hal itu lebih berat dari pada tiga puluh enam kali perzinaan.” (HR. Ahmad, Daruqutni dan Thabrani).

Bahwa tingkatan riba yang paling kecil adalah seperti seorang lelaki yang berzina dengan ibu kandungnya sendiri. Dalam sebuah hadits diriwayatkan : “Dari Abdullah bin Mas’ud RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Riba itu tujuh puluh tiga pintu, dan pintu yang paling ringan dari riba adalah seperti seorang lelaki yang berzina dengan ibu kandungnya sendiri.” (HR. Hakim, Ibnu Majah dan Baihaqi).

Dengan dalil-dalil sebagaimana di atas, masihkah ada seorang muslim yang “kekeh” bermuamalah ribawiyah dalam kehidupannya?

Praktik Riba Dalam Kehidupan

Sebagaimana dijelaskan di atas, bahwa riba adalah segala tambahan yang disyaratkan dalam transaksi bisnis tanpa adanya padanan yang dibenarkan syariah. Praktek seperti ini dapat terjadi di hampir seluruh muamalah maliyah kontemporer, di antaranya adalah pada :

  1. Transaksi Perbankan

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa basis yang digunakan dalam praktek perbankan (konvensional) adalah menggunakan basis bunga (interest based). Di mana salah satu pihak (nasabah), bertindak sebagai peminjam dan pihak yang lainnya (bank) bertindak sebagai pemberi pinjaman. Atas dasar pinjaman tersebut, nasabah dikenakan bunga sebagai kompensasi dari pertangguhan waktu pembayaran utang tersebut, dengan tidak mempedulikan, apakah usaha nasabah mengalami keuntungan ataupun tidak.

Praktek seperti ini sebenarnya sangat mirip dengan praktek riba jahiliyah pada masa jahiliyah. Hanya bedanya, pada riba jahiliyah bunga baru akan dikenakan ketika si peminjam tidak bisa melunasi utang pada waktu yang telah ditentukan, sebagai kompensasi penambahan waktu pembayaran. Sedangkan pada praktek perbankan, bunga telah ditetapkan sejak pertama kali kesepakatan dibuat, atau sejak si peminjam menerima dana yang dipinjamnya. Oleh karena itulah tidak heran, jika banyak ulama yang mengatakan bahwa praktek riba yang terjadi pada sektor perbankan saat ini, lebih jahiliyah dibandingkan dengan riba jahiliyah.

Selain terjadi pada aspek pembiayaan sebagaimana di atas, riba juga terjadi pada aspek tabungan. Di mana nasabah mendapatkan bunga yang pasti dari bank, sebagai kompensasi uang yang disimpannya dalam bank, baik bank mengalami keuntungan maupun kerugian. Berbeda dengan sistem syariah, di mana bank syariah tidak menjanjikan return tetap, melainkan hanya nisbah (yaitu prosentasi yang akan dibagikan dari keuntungan yang didapatkan oleh bank). Sehingga return yang didapatkan nasabah bisa naik turun, sesuai dengan naik turunnya keuntungan bank. Istilah seperti inilah yang kemudian berkembang namanya menjadi sistem bagi hasil.

  1. Transaksi Asuransi

Dalam sektor asuransi pun juga tidak luput dari bahaya riba. Karena dalam asuransi (konvensional) terjadi tukar menukar uang dengan jumlah yang tidak sama dan dalam waktu yang juga tidak sama. Sebagai contoh, seseorang yang mengasuransikan kendaraannya dengan premi satu juta rupiah per tahun. Pada tahun ketiga, ia kehilangan mobilnya seharga 100 juta rupiah. Dan oleh karenanya pihak asuransi memberikan ganti rugi sebesar harga mobilnya yang telah hilang, yaitu 100 juta rupiah. Padahal jika diakumulasikan, ia baru membayar premi sebesar 3 juta rupiah. Jadi dari mana 97 juta rupiah yang telah diterimanya? Jumlah 97 juta rupiah yang ia terima masuk dalam kategori riba fadhl (yaitu tukar menukar barang sejenis dengan kuantitas yang tidak sama).

Pada saat bersamaan, praktek asuransi juga masuk pada kategori riba nasi’ah (kelebihan yang dikenakan atas pertangguhan waktu), karena uang klaim yang didapatkan tidak yadan biyadin dengan premi yang dibayarkan. Antara keduanya ada tenggang waktu, dan oleh karenanya terjadilah riba nasi’ah. Hampir semua ulama sepakat, mengenai haramnya asuransi (konvensional) ini. Di antara yang mengharamkannya adalah Sayyid Sabiq dan juga Sheikh Yusuf Al-Qaradhawi. Oleh karenanya, dibuatlah solusi berasuransi yang selaras dengan syariah Islam. Karena sistem asuransi merupakan dharurah ijtima’iyah (kebutuhan sosial), yang sangat urgen.

  1. Transaksi Jual Beli Secara Kredit.

Jual beli kredit yang tidak diperbolehkan adalah yang mengacu pada “bunga” yang disertakan dalam jual beli tersebut. Apalagi jika bunga tersebut berfluktuatif, naik dan turun sesuai dengan kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah. Sehingga harga jual dan harga belinya menjadi tidak jelas (gharar fitsaman). Sementara sebenarnya dalam syariah Islam, dalam jual beli harus ada “kepastian” harga, antara penjual dan pembeli, serta tidak boleh adanya perubahan yang tidak pasti, baik pada harga maupun pada barang yang diperjualbelikan. Selain itu, jika terjadi “kemacetan” pembayaran di tengah jalan, barang tersebut akan diambil kembali oleh penjual atau oleh dealer dalam jual beli kendaraan. Pembayaran yang telah dilakukan dianggap sebagai “sewa” terhadap barang tersebut.

Belum lagi komposisi pembayaran cicilah yang dibayarkan, sering kali di sana tidak jelas, berapa harga pokoknya dan berapa juga bunganya. Seringkali pembayaran cicilan pada tahun-tahun awal, bunga lebih besar dibandingkan dengan pokok utang yang harus dibayarkan. Akhirnya pembeli kerap merasa dirugikan di tengah jalan. Hal ini tentunya berbeda dengan sistem jual beli kredit secara syariah. Di mana komposisi cicilan adalah flat antara pokok dan marginnya, harga tidak mengalami perubahan sebagaimana perubahan bunga, dan kepemilikan barang yang jelas, jika terjadi kemacetan. Dan sistem seperti ini, akan menguntungkan baik untuk penjual maupun pembeli.

Masih banyak sesungguhnya transaksi-transaksi yang mengandung unsur ribawi di tengah-tengah kehidupan kita. Intinya adalah kita harus waspada dan menghindarkan diri sejauh-jauhnya dari muamalah seperti ini. Cukuplah nasihat rabbani dari Allah SWT kepada kita “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. Annisa’ : 29)

Wallahu A’lam Bis Shawab.
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/04/16/31528/definisi-dan-bahaya-riba/#ixzz4nOJt40Oz

Byadmin

Halalkah Transaksi yang Berbeda Harga antara Tunai Dan Kredit ?

Jual beli Kredit

Jual beli Kredit

Halalkah Transaksi yang Berbeda Harga antara Tunai

Dan Kredit ?

Apakah ada yang berfikir bahwa Harga Kredit harus sama dengan Harga Cash?

Adakah yang tahu mengenai hadist dan cerita mengenai berikut ini :
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَهُ أَنْ يُجَهِّزَ جَيْشًا فَنَفِدَتِ الإِبِلُ فَأَمَرَهُ أَنْ يَأْخُذَ فِى قِلاَصِ الصَّدَقَةِ فَكَانَ يَأْخُذُ الْبَعِيرَ بِالْبَعِيرَيْنِ إِلَى إِبِلِ الصَّدَقَةِ
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintah untuk menyiapkan pasukan lantas unta berjalan di tengah-tengah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengambil unta yang masih muda dan masih kuat yang sebagai zakat. Beliau ketika itu menjadikan_ _satu unta menjadi dua unta sebagai kompensasi tempo waktu yang ditunggu untuk unta zakat._ (HR. Abu Daud no. 3357 dan Ahmad 2: 171. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini adalah hasan)
Apakah boleh ada beda harga antara tunai dan kredit? Misalnya kalau cash rumah seharga 150 juta rupiah, sedangkan kredit ditotal menjadi 300 juta rupiah.
Ada sebagian kaum muslim yang memahami bahwa harga jual beli kredit haruslah sama harganya dengan harga jual beli tunai.
Mereka berpendapat jika harganya tidak sama, maka itu terjatuh pada riba.
Lantas bagaimana sebenarnya hukum jual beli kredit yang harga kredit berbeda dengan harga tunai?
Marilah kita membahasnya secara singkat
Pertama
Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah jelas tidak mempermasalahkan harga kredit yang lebih tinggi dari harga cash
Kedua
Larangan dalil mengenai dua harga dalam satu transaksi itu memang ada dan benar. Tetapi cermati hal dibawah ini, kemungkinan ada penyerapan makna yang berbeda:
Apakah penawaran dua harga itu yaitu harga cash dan harga kredit sudah disebut transaksi?
A. Penawaran dua harga bukanlah disebut transaksi, karena belum terjadi akad. Baru sebagai penawaran pilihan harga.
Apakah transaksi terjadi sebelum belum akad?
B. Transaksi terjadi ketika sudah terjadi akad, sehingga harga cash dan kredit yang berbeda belum adanya transaksi serta tidak terjadi akad

PENDAPAT YANG MEMBOLEHKAN

Mayoritas Ulama Fiqh menyatakan bolehnya menjual barang dengan harga lebih tinggi daripada biasanya dengan alasan kredit atau dengan alasan penundaan pembayaran.
Diriwayatkan dari Thawus, Hakam dan Hammad, mereka mengatakan hukumnya boleh seseorang mengatakan, “Saya menjual kepada kamu segini dengan kontan, dan segini dengan kredit”, lalu pembeli memilih salah satu diantaranya. Ali bin Abi Thalib ra. berkata, “Barangsiapa memberikan tawaran dua sistem pembayaran, yakni kontan dan tertunda, maka tentukanlah salah satunya sebelum transaksi.”
 Ibnu Abbas ra. berkata :

ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ : ﻻ ﺑﺄﺱ ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻝ : ﺍﻟﺴﻠﻌﺔ ﺑﻨﻘﺪ ﺑﻜﺬﺍ ﻭﺑﻨﺴﻴﺌﺔ ﺑﻜﺬﺍ، ﻭﻟﻜﻦ ﻻ ﻳﻔﺘﺮﻗﺎﻥ ﺇﻻ ﻋﻦ ﺭﺿﺎ

“Seseorang boleh menjual barangnya dengan mengatakan, ‘Barang ini harga tunainya sekian dan tidak tunainya sekian’, akan tetapi tidak boleh Penjual dan Pembeli berpisah melainkan mereka telah saling ridha atas salah satu harga.” (Mushannaf Ibnu Abi Syaibah)
Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani berkata :
Diperbolehkan bagi penjual untuk menjual barangnya dengan dua pembayaran yang berbeda, yaitu kontan atau kredit. Jika seseorang berkata pada temannya, “Saya menjual barang ini 50 secara kontan, 60 secara kredit.”
Lalu temannya itu berkata, “Saya beli secara kredit 60.” Atau dia berkata, “Saya beli dengan kontan 50.”, maka sahlah jual beli itu. Begitu pula jika dia berkata, “Saya jual barang ini 60 secara kredit, selisih 10 dari harga aslinya jika secara kontan, karena pembayarannya di belakang”, dan pembeli mengatakan setuju, maka sahlah jual beli itu. (Syakhsiyah Islamiyah juz II)
 Syaikh Abdul Azis bin Baz berkata :
“Jual beli kredit hukumnya boleh, dengan syarat bahwa lamanya masa angsuran serta jumlah angsuran diketahui dengan jelas saat aqad, sekalipun jual-beli kredit biasanya lebih mahal daripada jual-beli tunai.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz)
 Kesimpulan :
Diperboleh saja seseorang menawarkan barang dengan dua harga atau bahkan banyak harga, tetapi dealnya (akad jual belinya) wajib disepakati hanya satu harga saja.
Intinya ada ketika akad yang jelas, dimana harga yang dicantumkan itu adalah total yang dibayarkan atau kewajiban bagi pembeli. (denda, penalty tidak diperbolehkan)
Wallahu a’lam.
Sumber Referensi:
http://www.hisanahagency.com/halalkah-transaksi-yang-berbeda-harga-antara-tunai-dan-kredit/
Byadmin

Perbedaan KPR Syariah, KPR Bank Syariah dan KPR Konvensional

Perbedaan KPR Syariah, KPR Bank Syariah dan KPR Konvensional

Perbedaan KPR Syariah, KPR Bank Syariah dan KPR Konvensional

Perbedaan KPR Syariah, KPR Bank Syariah dan KPR Konvensional

Kami berusaha membantu anda, memiliki hunian, property , investasi penuh keberkahan . Tentunnya adalah investasi yang diperoleh dengan cara Halal baik aqod nya maupun Sistem nya yang termnimalisasi dari system Ruba. Nah untuk itu kami mengajak kita semua untuk membaca artikel berikut , bagaimana kita bisa lebih berhati hati dalam masalah Jual beli dan Juga pinjam meminjam.

Masih banyak yang masih bingung terhadap pola KPR yang berlaku di masyarakat saat ini. Karena setidaknya, kini ada 3 (tiga) jenis KPR yang bisa menjadi pilihan masyarakat luas.

Ya, semenjak era KPR Syariah (KPR dengan konsep syariah dan cicilan langsung ke developer) mulai marak beberapa tahun ke belakang, masyarakat kini memiliki pilihan lebih banyak untuk memiliki hunian.

Pola KPR Syariah bisa populer dan cepat berkembang karena menawarkan kemudahan dan berbagai keuntungan dibandingkan 2 pilihan yang sebelumnya ada di Indonesia. Yaitu KPR Bank Syariah dan KPR Konvensional.

Namun, seperti yang disinggung pada awal tulisan ini, bahwa masyarakat masih banyak yang bingung perbedaan antara KPR Syariah, KPR Bank Syariah, dan KPR Konvensional. Terutama membedakan antara KPR Syariah dan KPR Bank Syariah.

Nah, tulisan ini insyaAllah akan mengupas secara garis besar perbedaan antara ketiga skema pembayaran KPR tersebut. Tulisan ini dibuat oleh Ust. Farhan Alwayni. Menurut beliau, setidaknya ada 7 hal yang menjadi dasar perbedaan tersebut.

Perbedaan KPR Syariah, KPR Bank Syariah dan KPR Konvensional

  1. Pihak Yang Bertransaksi

KPR Syariah: 2 Pihak yaitu antara pembeli dan developer
KPR Bank Syariah: 3 Pihak yaitu antara pembeli, developer dan bank
KPR Bank Konvensional: 3 Pihak yaitu antara pembeli, developer dan bank

Maka harus kita cermati apakah KPR bank baik syariah atau konvensional terjadi transaksi jual beli atau hanya pendanaan dari bank. Jika memang jual beli maka halal dan jika hanya pendanaan bank maka haram.

  1. Barang Yang Dijaminkan

KPR Syariah: Rumah yang diperjualbelikan/kredit tidak dijadikan jaminan
KPR Bank Syariah: Rumah yang diperjualbelikan/kredit dijadikan jaminan
KPR Bank Konvensional: Rumah yang diperjualbelikan/kredit dijadikan jaminan

Ada ikhtilaf ulama mengenai apakah barang yang diperjualbelikan boleh dijadikan jaminan atau dilarang. Dalam hal ini, KPR Syariah mengambil pendapat bahwa rumah yang sedang diperjualbelikan/kredit dilarang dijadikan jaminan.

  1. Sistem Denda Keterlambatan

KPR Syariah: Tidak ada denda keterlambatan
KPR Bank Syariah: Ada denda keterlambatan
KPR Bank Konvensional: Ada denda keterlambatan

Dalam KPR Syariah tidak boleh ada denda jika ada keterlambatan cicilan karena itu termasuk riba. Dalam jual beli kredit maka sejatinya adalah hutang piutang. Jadi jika harga sudah di akadkan maka tidak boleh ada kelebihan sedikitpun baik dinamakan denda, administrasi atau bahkan infaq sekalipun. Karena ini termasuk mengambil manfaat dari hutang piutang yaitu riba.

  1. Sistem Sita Jika Tidak Mampu Melanjutkan Pembayaran

KPR Syariah: Tidak ada sita
KPR Bank Syariah: Tidak ada sita
KPR Bank Konvensional: Ada sita

Dalam KPR Syariah tidak boleh melakukan sita jika pembeli tidak sanggup mencicil lagi. Karena rumah tersebut sudah sepenuhnya milik pembeli walaupun masih kredit. Solusinya adalah pembeli ditawarkan untuk menjual rumahnya baik lewat pembeli atau dengan bantuan developer.

Jika misal sisa hutang masih 100 juta kemudian rumah terjual 300 juta. Maka pembeli membayar sisa hutang yang 100 juta dan nilai 200 juta adalah hak pembeli.

  1. Sistem Pinalty Jika Mempercepat Pelunasan

KPR Syariah: Tidak ada pinalty
KPR Bank Syariah: Tidak ada pinalty
KPR Bank Konvensional: Ada pinalty

Jika pembeli mempercepat pelunasan misal dari tenor waktu 10 tahun kemudian di tahun 8 sudah lunas maka tidak ada pinalty dalam KPR Syariah karena itu adalah riba. Bahkan ada sistem diskon yang nilainya dikeluarkan saat pelunasan terjadi.

  1. Sistem Asuransi

KPR Syariah: Tidak ada asuransi
KPR Bank Syariah: Ada asuransi
KPR Bank Konvensional: Ada asuransi

Dalam KPR Syariah tidak memakai asuransi apapun karena asuransi adalah haram yang didalamnya ada riba, ghoror, maysir dan lain-lain.

  1. Sistem BI Checking Untuk Menilai Kelayakan Konsumen

KPR Syariah: Tidak ada BI Checking
KPR Bank Syariah: Ada BI Checking
KPR Bank Konvensional: Ada BI Checking

Dalam KPR Syariah tidak ada BI Checking sehingga sangat memberikan kemudahan bagi calon pembeli yang kesulitan jika melalui sistem BI Checking seperti:

  1. Karyawan Kontrak
    Syarat lolos BI Checking secara umum adalah karyawan tetap. Jadi bagi karyawan kontrak akan kesulitan jika ingin membeli rumah lewat KPR bank baik itu Bank Syariah maupun Bank Konvensional.
  2. Pengusaha/pedagang Kecil
    Syarat lainnya yang bisa meloloskan calon buyer dari BI Checking adalah pengusaha yang memiliki izin usaha dan laporan keuangan. Jadi bagi pedagang kecil seperti tukang bakso, somay, sayur, gorengan dan lainnya akan sulit jika ingin membeli rumah lewat bank.
  3. Usia Lanjut
    Calon pembeli yang sudah usia lanjut diatas 50 tahun maka tidak akan bisa membeli rumah lewat bank karena ada batasan usia produktif jika membeli lewat bank.

Inilah penjelasan tentang perbedaan KPR Syariah dengan KPR Bank baik Bank Syariah ataupun Konvensional.

KPR Syariah Insyaa Allah dalam transaksinya terhindar dari sistem ribawi dan juga banyak kemudahan yang diberikan bagi para calon pembeli.

Semoga Allah ‘Azza wa Jalla memberikan kemudahan kita semua untuk membeli rumah dengan sistem syariah tanpa riba.

 

Sumber:

Perbedaan KPR Syariah

Call Now Button